Selamat Datang di Seni MAN 1 Lubuklinggau, Selamat Menikmati Cara Hidup Sehat, Semoga Anda Betah Dan Selalu Datang Berkunjung di artman1llg, Silahkan komentari, kritik dan Sarannya, Selamat Bargabung.

Syukur Nikmat (Al Ankabut : 17)

 Materi Al Qur'an Hadits Kelas XI  

 Kuis materi Syukur Nikmat (Al Ankabut : 17)

Tata Cara Pembagian Warisan

      Sebelum membagi harta warisan, terdapat beberapa hal yang perlu diselesaikan terlebih dahulu oleh ahli waris. Hal pertama yang perlu dilakukan saat membagi harta warisan adalah menentukan harta warisan itu sendiri, yakni harta pribadi dari orang yang meninggal, bukan harta orang lain.

 Materi FIQH Kelas XI semester 2 

Sebab Tidak Mendapat Waris

     Dalam kajian ilmu faraid, hal-hal yang menyebabkan seseorang tidak mendapatkan harta warisan masuk dalam pembahasan mawani’ul irs (penghalangpenghalang warisan). Penghalang yang dimaksud disini adalah hal-hal tertentu yang menyebabkan seseorang tidak mendapatkan warisan, padahal pada awal mulanyaia merupakan orang-orang yang semestinya mendapatkan harta waris.

 Materi FIQH Kelas XI semester 2 

Mawaris (Asobah)

      Ilmu mawaris mempunyai kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Ia menjadi solusi efektif berbagai permasalahan umat terkait pembagian harta waris. Kala ilmu mawaris diterapkan secara baik, maka urusan hak adam akan terselesaikan secara baik. Semua ahli waris akan mendapatkan haknya secara proporsional. Mereka tak akan didzalimi ataupun mendzalimi, karena semuanya sudah disandarkan pada aturan Allah ta’ala.

Selain apa yang terpaparkan di atas, keagungan ilmu mawaris juga dapat dipahami dari ayat-ayat al-Qur’an yang membicarakan persoalan waris. Allah menerangkan teknis pembagian harta waris secara gamblang dan terperinci dalam beberapa ayat-Nya. Ini merupakan indikator yang menegaskan bahwa persoalan warisan merupakan persoalan agung dan sangat penting. Pada beberapa hadis yang telah disebutkan sebelumnya, Rasulullah juga mengingatkan umatnya untuk tidak melupakan ilmu mawaris, karena ia merupakan bagian penting dalam agama.

 Materi FIQH Kelas XI semester 2 

Mawaris (Ahli Waris dan Furudhul Muqaddarah)

      Ilmu mawaris mempunyai kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Ia menjadi solusi efektif berbagai permasalahan umat terkait pembagian harta waris. Kala ilmu mawaris diterapkan secara baik, maka urusan hak adam akan terselesaikan secara baik. Semua ahli waris akan mendapatkan haknya secara proporsional. Mereka tak akan didzalimi ataupun mendzalimi, karena semuanya sudah disandarkan pada aturan Allah ta’ala.

Selain apa yang terpaparkan di atas, keagungan ilmu mawaris juga dapat dipahami dari ayat-ayat al-Qur’an yang membicarakan persoalan waris. Allah menerangkan teknis pembagian harta waris secara gamblang dan terperinci dalam beberapa ayat-Nya. Ini merupakan indikator yang menegaskan bahwa persoalan warisan merupakan persoalan agung dan sangat penting. Pada beberapa hadis yang telah disebutkan sebelumnya, Rasulullah juga mengingatkan umatnya untuk tidak melupakan ilmu mawaris, karena ia merupakan bagian penting dalam agama.

 Materi FIQH Kelas XI semester 2 

Beribadah Sebagai Tanda Syukur Nikmat



 Setelah menonton / melihat video diatas, Silahkan kerjakan kuis dibawah ini.


Materi Makanan yang baik lagi halal


Makanan dan minuman merupakan kebutuhan pokok bagi setiap manusia. Hampir tidak ada orang yang bisa menahan lapar dan haus selama berhari-hari. Hal ini menjadi indikasi nyata bahwa mengkonsumsi makanan dan minuman adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh setiap manusia. Dalam ajaran Islam, mengonsumsi makanan dan minuman diatur dengan detail, sebagaimana yang ada di dalam Alquran dan Hadis. Ada beragam makanan dan minuman yang diperbolehkan untuk dikonsumsi (halal), dan ada juga aneka makanan dan minuman yang dilarang untuk dikonsumsi (haram). Makanan dan minuman yang halal adalah makanan yang diperbolehkan untuk dikinsumsi menurut ketentuan syariat Islam.
Dan hampir semua makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi adalah halal, dan hanya sedikit saja yang diharamkan. Makanan dan minuman yang halal dikonsumsi adalah makanan yang halal zatnya, halal cara memprosesnya, dan halal cara memperolehnya.
Makanan dan minuman yang halal zatnya, yaitu yang tidak mengandung hal-hal yang diharamkan oleh Allah seperti darah, daging babi, bangkai, dan lainnya. Kemudian, makanan dan minuman yang halal cara memprosesnya, yaitu makanan yang diproses dengan yang diajarkan oleh syariat Islam.
Lalu makanan dan minuman yang halal cara memperolehnya, yaitu makanan yang tidak diperoleh dengan cara mencuri, menjarah, menipu, ataupun korupsi.
Hal ini harus kita perhatikan dengan baik, sebab aneka makanan dan minuman yang kita konsumsi, sesungguhnya akan membentuk karakter dan kebiasaan kita. Secara sepintas hal ini tampak tidak masuk akal, tapi ketika berfikir lebih mendalam, hal ini dapat kita rasakan juga. Contoh sederhananya, ketika ada seseorang yang senang mengonsumsi alkohol, dia tampak akan gemetar, mudah marah, dan emosinya tidak stabil. Itulah bukti sederhana pengaruh makanan terhadap jiwa seseorang.

Penjelasan Materi :

Dapat diunduh di :https://youtu.be/3c3dIlO7k0o

 Setelah menonton / melihat video diatas, Silahkan kerjakan kuis dibawah ini.