Selamat Datang di Seni MAN 1 Lubuklinggau, Selamat Menikmati Cara Hidup Sehat, Semoga Anda Betah Dan Selalu Datang Berkunjung di artman1llg, Silahkan komentari, kritik dan Sarannya, Selamat Bargabung.

Showing posts with label Zona Hati. Show all posts
Showing posts with label Zona Hati. Show all posts

Jagalah diri

 Perenungan 💙💕


Kamu Membantu Orang Lain Memotong Tali, Tapi Dia Justru Menendang Kursi Pijakanmu


Orang yang baik selalu merasa tidak enak hati dalam melakukan apa pun, selalu takut berbuat salah pada orang lain.

Dia mudah menganggap semua orang itu baik, dan tidak pernah mengantisipasi orang lain (niat baik/buruk seseorang), bahkan selalu memikirkan perasaan/posisi orang lain.

Jadi, seseorang yang makin baik hatinya, semakin rentan tersakiti.


Ini bukan kesalahan orang yang baik, juga bukan karena orang baik itu bodoh, tapi orang baik tidak tahu bagaimana melindungi dirinya.

Tapi ingat, saat Anda menyakiti orang baik, dia tidak akan memilih untuk menyakiti Anda, dia hanya menjauhi Anda, tidak akan lagi berhubungan dengan Anda!


Baik itu persahabatan antar teman, cinta antar sesama insan atau kasih sayang antar sanak saudara, janganlah menyakiti/menindas/menipu orang baik! 


Melongo Pantai di Aceh


Dari Sabang sampai Marauke
berjajar pulau-pulau,
sambung menyambung menjadi satu
itulah Indonesia.

Bait lagu yang sering kunyanyikan diwaktu kecil tepatnya duduk di sekolah dasar.
Dimana Sabang? jauh.... diujung Sumatera.

     Paling bisa lihat peta ATLAS mereka-reka jauhnya Sabang, yang katanya 0 kilimeter, dimulainya pengukuran pulau -pulau Indonesia. Dulu tak terbayang indahnya surga Indonesia yang kaya pantai. Melongo sebentar ke Aceh tahun 2014 merindukanku menulis kecantikan pantainya. Ada pantai Terong di Kecamatan Bebesan, Aceh Tengah. Pantai ini dikelilingi punggung gunung bukit barisan yang elok.
     Ada lagi Pantai Merisi , disini bisa surfing dan mendengarkan legenda Bate Meurendam Dewi Ratu Putri. Juga ada pantai Lampuuk di Aceh Besar. Keindahan pantai adlah pasirnya yang membentang luas dan lautnya yang sangat jernih.
Nah... saya dan rombongan kafilah berkunjung ke Sabang,  ada juga bibir pantainya, bagus eksotis....


     Aceh adalah provinsi dengan status daerah otonomi khusus. Aceh dianggap sebagai tempat dimulainya penyebaran Islam di Indonesia. Dan peran penting dalam penyebaran Islam di Asia Tenggara. Hingga sekarang pun nuansa keislaman pada Aceh nampak terasa, banyak wanita yang berbusana sopan menutup aurat hingga bangunan mesjidnya yang megah. 

      Aceh berbatasan dengan Teluk Benggala, Samudra Hindia, Selat Malaka dan Sumatera Utara. Jadi wajar kalau Aceh banyak pantainya berbatasan dengan teluk, samudra dan selat. 

   Ibukota provinsi Aceh adlah Banda Aceh memiliki beberapa pelabuhan yautu pelabuhan Malahayati- Krueng Raya, Ulee Lheue, Sabang, Lhokseumawe dan Langsa. 
Sekarang saya berada di tebing 0 kilometer.... Cahaya matahri yang menerpa membuat kamera nggak kelihatan objeknya.... udah jepret aja. Wuiih.. hasilnya teraang...

      Senangnya di Sabang menikmati indahnya laut lepas, melenyapkan lelah perjalanan yang mendaki dan agak sempit. Mungkin kalau infrastruktur diperbaiki akan lebih nyaman menuju kecantikan Sabang. I love Indonesia....
      Tak lupa disini kami mencicipi masakan Aceh, cocok juga....masih lidah Indonesia. Yang kuingat Mi Aceh nya hmmm.... maknyuss... bener-bener enak dengan paduan seafoodnya. Melongo...
Kapan ke Aceh lagi, sholat dhuha di Baiturrahman, mengingat kematian di museum tsunami dan makan malam udang dan kepiting, dan...hiks..hiks...maam mi Aceh.
Alhamdulillah, sudah cicip kok...mantapp..


Jaring Kreasi

Tanpa  jaring kreasi  rasanya kurang semangat dalam berkreativitas.
Memasang jaring-jaring lomba memacu dalam berkarya
Tapi itu kan sia-sia tanpa diawali persiapan nyata
Maka wujudkan karya lalu ikuti ketentuannya
Doakan agar karya menjadi pilihan
Langkah yang baik berdasarkan pengalaman
Maka,
Disemester dua tahun pelajaran 2016/2017  berkarya lagi dengan membuat proposal PTK tentang Tajwid Putar. Diirim melalui laman KESHARLINDUNG  yang diselenggarakan KEMENDIKBUD,  secara online. Pendaftaran dan pengiriman karya melalui situs kesharlindung membutuhkan persiapan terlebih dahulu karena ada beberapa hal yang penting disiapkan seperti biodata dengan mempersiapkan  NUPTK, NRG, berkas berupa scan lembar pengesahan, lembar pernyataan asli, naskah proposal dalam bentuk PDF, serta pasphoto sesuai kartu GTK.
Selanjutnya pantengin terus laman Kesharlindung. Menanti pengumuman secara berkala, alhamdulillah berhasil masuk dalam BIMTEK untuk melanjutkan laporan penelitian. BIMTEK yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 18 April 2017 di hotel Fave Cililitan. Berangkat bereng Nani Maryani, M.Pd.Si   dari Musi Rawas guru kimia di SMA Raksa Budi, kami berangkat Linggau Jakarta Sriwijaya Air jam 14.00. Penerbangan yang hanya sekali. Perjalan an alhamdulillah lancar dari Bandara Soeta, kami meluncur bersama Bluebird samapai di Keramat Jati Hotel Fave pada waktu sore hari menjelang magrib. Setelah pdaftar ulang dan peroleh ATK  kami dipersilahkan masuk ruangan pertemuan yang sejak jam 4 tadi telah di mulai acara pembukaan.
Kuakui penting bagi guru mengikuti kegiatan taraf nasional
Agar terbuka ilmu dan wawasan
Menjadi baik dalam mengasah kemampuan
Semakin berilmu semakin menjadikanmu santun
Mengup date ilmu pengetahuan
Hingga terbuka jaringan-jaringan
Pengikat ilmu dan teman
Hingga doa-doa dan harapan tercapai tujuan


Bertemu dosen yang hampir selesai S-3 dan mumpuni dibidangnya  kami dibimbing Pak Apri , sekitar orang 10 dari berbagai kota propinsi dan bidang reseach yang berbeda secara bergiliran menghadap pembimbing dan benar-benar memberi  masukan perbaikan yang luar biasa.  Selanjutnya peserta bimbek harus menyelesaikan penelitiannya dalam batas waktu yang telah ditentukan.
Membuat penelitian tindakan kelas dimulai dari yang sedrhana, real dan bertahap. Teman sharing terbaikku adalah Linda, banyak hal yang membuatku ragu menjadi terang secara perlahan tapi pasti. Terkadang kerumahnya untuk menyederhanakan bahasa ilmiah yang arahnya terkadang sulit kumengerti.  Ini membuatku terus melanjutkan penelitian yang lampirannya suangat banyak, beruntung ada kegiatan MGMP, saya bisa mempresentasikan karya dan  menjadi dokumentasi  .  Di detik-detik deadlin pengumpulan naskah, alhamdulillah  PTK yang dibatasi halamannya maksimal 40 dengan lampiran hampir 70 lebih selesai kubuat dengan puas.  Asli legah dan senang.  Masalah masuk atau tidak, yang terpenting saya sudah berkarya yang terbaik sesuai batas kemampuan pengetahuanku.


Ketika jaring terkembang..
Pengetahuan melanglang
Masalah mencari solusinya
Bisa teman, bisa guru bahkan bisa teman hidup...
Karya terus berinovasi
Upaya dan doa membuka jalan 
Menuju apa yang diinginkan
Hingga mistakung mendukung
Barokallah....
Semakin menambah kekuatan 
Mengikat pengetahuan

Membaca pengumuman di KESHARLINDUNG DIKMEN , Alhamdulillah karyaku  masuk nominasi selanjutnya yaitu tepilih 82 finalis dari 200 peserta BIMTEK. 



Mutiara Kata Bermakna

ILMU



          Tuntutlah ilmu, sebab menuntut ilmu karena Allah itu wujud dari takwa, 
mencari ilmu adalah ibadah,
 mengulang-ulanginya berarti tasbih, 
membahasnya berarti jihad, 
mengajarkannya kepada orang yang tidak tahu berarti sedekah, 
memberikannya kepada ahlinya berarti mendekatkan diri kepada Allah. 
Ilmu adalah teman di kala sendirian dan kawan diwaktu kesepian, 
petunjuk jalan kepada agama, pemberi nasehat kesabaran di waktu suka dan duka, 
penghibur ditengah-tengah teman sejawat, 
kerabat di tengah-tengah orang asing dan pelita bagi jalan ke sorga.

         Dengan ilmu, Allah mengangkat beberapa kaum, menjadikan mereka pemimpin, pembimbing dan petunjuk jalan kepada kebajikan. Orang menjadikan mereka perintis dan petunjuk jalan kepada kebajikan. Jejak mereka diikuti, amal mereka diperhatikan. Para malaikat suka kepada tindakan merka, menaungi dengan sayapnya, semua yang basah dan yang kering memintakan ampunan atas dosa mereka, bahkan ikan dan binatang laut, binatang buas dan jinak di darat, udara dan makhluk-makhluk ruang angkasa dan bintang.  (Mua'adz bin Jabal Ra)

Artikel Shodaqoh


Mencermati Pahala Hadiah dan Shodaqoh


Fenomena menjelang hari raya Idul Fitri bagi kalangan mampu sudah menjadi tradisi untuk memberi paket kiriman berupa bingkisan atau pemberian barang atau yang lebih dikenal dengan sebutan parcel. Bagi orang tertentu hari Lebaran menjadi moment baik untuk mengirim parcel guna melancarkan hubungan bisnis dengan atasan atau pejabat, dan tidak jarang diselimuti kepentingan dibaliknya. Sehingga para pejabat / atasan yang kebagian kiriman parcel yang kadang barang kiriman tersebut kurang bermanfaat bagi si penerimanya. Sebab mereka sudah termasuk kalangan mampu. Terlebih lagi kalau paket parcel tersebut berupa produk yang afkiran atau mutu barangnya kurang terjamin kualitasnya, maka pemberian parcel tersebut terkesan mubazir.
Sedangkan kalau kita perhatikan keadaan perekonomian bangsa kita yang sedang dalam kondisi kurang baik, mengakibatkan bisa lebih mempertajam jurang perbedaan “gap” secara ekonomi antara golongan mampu dan golongan miskin. Dan beban hidup bagi orang miskin (poor), setengah miskin (near poor) dan kalangan yang sangat memerlukan bantuan akan semakin berat. Alangkah bijaknya sebagai kaum elit / kalangan mampu bisa membelanjakan hartanya secara cermat.

Mencermati Pahala Hadiah
Dalam Islam, pemberian barang atau bingkisan kepada orang kaya / mampu yang bertujuan untuk memuliakan si penerima dikenal dengan sebutan hadiah. Hadiah hukumnya mubah, artinya boleh dilakukan dan boleh ditinggalkan. Namun hadiah dinyatakan sah apabila memenuhi rukun dan syaratnya, diantaranya : adanya pemberi dengan syarat harus sehat akalnya (tidak boros), adanya penerima hadiah bukan orang yang memintanya, adanya  ucapan / pernyataan pemberian dan si penerima menyatakan suka, adanya barang / bingkisan yang syaratnya harus bermanfaat bagi si penerima bingkisan.

Mencermati Pahala Shodaqoh
Pemberian barang atau bingkisan yang ditujukan kepada orang miskin, anak yatim dan orang terlantar disebut shodaqoh. Hukum shodaqoh adalah sunnat, artinya bila dikerjakan akan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak apa-apa. Bila shodaqoh dilakukan dengan ikhlas dan suka serta semata mengharap pahala dari Allah Swt. maka akan diperoleh sepuluh hingga tujuh puluh kali lipat.
Dan di dalam Q.S. 2 : 272 yang artinya ”Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja harta yang kamu nafkahkan niscaya kamu akan diberi pahala yang cukup dan sedikitpun kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)”.
Selain itu shodaqoh memiliki manfaat bagi si pemberi yang akan menumbuhkan sikap peduli terhadap sesaman (khususnya orang Muslim) dan terhindar dari sifat egoistis. Dan manfaat shodaqoh secar luas akan menumbuhkan rasa persaudaraan, saling membantu dan mengikis sifat iri dan dengki.
Maka dari itu, kalangan mampu hendaknya menjadikan hartanya sebagai ladang pahala bagi dirinya. Sesuai dengan Q.S. 2 : 261 yang artinya ” Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”.


Mahabatullah


Cinta Pada Allah SWT



         Sanlat (pesantren Kilat) jadi agenda Ramadhan bagi Rohis, dan materi kali ini Mahabbatullah, sebagai instruktur kegiatan Ramadhan 1434 H. Tema cinta sebenarnya sangat menarik dan tak ada habisnya untuk dibicarakan, apalagi dikalangan remaja. Nuansa Islami sebagai remaja Islam lebih saya mengarahkan pada persepsi yang benar tentang CINTA, cinta pada Allah SWT. Cinta yang abadi, cinta mendapatkan ketenangan jiwa, ketentraman hati dan kedamaian serta kebahagiaan.
Santri Sanlat kuberi pertanyaan, ”Sudah pernah dicintai dan disayangi?”. Sebagian menjawab belum sebagian menjawab sudah, bagi yang belum punya persepsi yang mencintai itu teman atau kekasih seperti Romeo dan Juliet, padahal cinta bisa berasal dari cinta orang tua pada anaknya, cinta Allah pada hambaNya, atau sebaliknya cinta anak pada orang tuanya, cinta hamba pada sang Khalik (Penciptanya).
        Cinta kepada Allah  itu indah, bahkan itulah keindahan yang paling diinginkan oleh hati dan jiwa manusia. Lebih dari itu, hati manusia tidak mungkin merasa bahagia, tenang dan damai jika hati itu tidak mengenal, mencintai dan menghambakan diri kepada Allah  semata.
        Kutanyakan juga pada santri Sanlat, ”Apa rasanya cinta?” Ada yang bingung dan ada yang malu-malu mengungkapkan rasa cinta. Bahagia, duka,  senang dan penuh warna, beragam jawaban yang didapatkan.  Kusimpulkan cinta bisa membuat bahagia jika kita mencintai pada yang memiliki cinta abadi ilahi robbi.

KIAT MUDAH BERTAHAJJUD
Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Ada beberapa kiat yang dapat membantu seseorang untuk bangun di malam hari guna melakukan shalat Tahajjud. Di antaranya adalah.
[1]. Mengetahui keutamaan shalat Tahajjud dan kedudukan orang yang melakukannya di sisi Allah Ta’ala serta segala apa yang disediakan baginya berupa kebahagiaan di dunia dan akhirat, bagi mereka disediakan Surga.
Allah Ta’ala bersaksi terhadap mereka dengan kesempurnaan iman, dan tidak sama antara mereka dengan orang-orang yang tidak mengetahui. Shalat Tahajjud sebagai sebab masuk ke dalam Surga, ditinggikannya derajat di dalamnya, dan shalat Tahajjud merupakan sifat hamba-hamba Allah yang shalih serta kemuliaan bagi seorang Mukmin.
[2]. Mengetahui perangkap syaitan dan usahanya agar manusia tidak melakukan shalat malam.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda mengenai seorang laki-laki yang tidur hingga datang waktu fajar,
“Itulah seseorang yang syaitan telah kencing di telinganya -atau beliau bersabda- di kedua telinganya.” [1]
‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallaahu ‘anhuma mengatakan, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda
“Wahai ‘Abdullah, jangan kamu menjadi seperti si fulan, dahulu ia biasa melakukan shalat malam, kemudian meninggalkannya” [2]
[3]. Memendekkan angan-angan dan banyak mengingat mati.
Hal ini dapat memberi semangat untuk beramal dan dapat menghilangkan rasa malas, berdasarkan hadits ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Jadilah engkau di dunia ini seperti orang yang asing atau orang yang sedang menyeberangi jalan.”
Ibnu ‘Umar radhiyallaahu ‘anhuma mengatakan, “Apabila berada di pagi hari, janganlah engkau menunggu waktu sore. Dan apabila berada di sore hari, janganlah engkau menunggu waktu pagi. Pergunakanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, dan pergunakan waktu hidupmu sebelum datang kematianmu.” [3]
[4]. Tidur di awal malam agar memperoleh kekuatan dan semangat yang dapat membantu untuk melakukan shalat Tahajjud dan shalat Shubuh.
Hal ini berdasarkan hadits Abu Barzah radhiyallaahu ‘anhu.
“Bahwasanya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya’ dan berbincang-bincang setelahnya.”[4]
[5]. Mempergunakan kesehatan dan waktu luang (dengan melakukan amal shalih) agar pahala kebaikannya tetap ditulis pada saat ia sakit atau sedang safar.
Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam,
“Apabila seorang hamba sakit atau safar, ditulislah baginya pahala perbuatan yang biasa ia lakukan ketika mukim dan sehat.” [5]
Maka orang yang berakal hendaklah tidak terluput dari keutamaan yang agung ini. Hendaklah ia melakukan shalat Tahajjud ketika sedang sehat dan memiliki waktu luang serta melakukan berbagai amal shalih sehingga ditulislah pahala baginya apabila ia lemah atau sibuk dari melakukan amal kebaikan yang biasa ia lakukan.
[6]. Bersungguh-sungguh mengamalkan adab-adab sebelum tidur.
Yaitu, dengan tidur dalam keadaan suci, apabila masih mempunyai hadats hendaklah ia berwudhu’ dan shalat sunnah dua raka’at, membaca dzikir sebelum tidur, mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu ditiupkan serta dibacakan padanya surat al-Ikhlaash, al-Falaaq, dan an-Naas. Kemudian usaplah dengan kedua tangannya itu seluruh anggota badan yang dapat dijangkaunya (lakukan hal ini tiga kali). Jangan lupa juga membaca ayat Kursi, dua ayat terakhir dari surat al-Baqarah, dan membaca do’a sebelum tidur. Dia juga harus melakukan berbagai sebab yang dapat membangunkannya untuk shalat, seperti meletakkan jam weker di dekat kepalanya atau dengan berpesan kepada keluarganya atau temannya atau tetangganya untuk membangunkannya.
[7]. Memperhatikan sejumlah sebab yang dapat membantu untuk melakukan shalat Tahajjud.
Yaitu, dengan tidak terlalu banyak makan, tidak membuat badannya lelah dengan melakukan pekerjaan yang tidak bermanfaat, bahkan seharusnya ia mengatur pekerjaannya yang bermanfaat, tidak meninggalkan tidur siang karena itu dapat membantu bangun di malam hari, dan menjauhi dosa dan maksiyat. Disebutkan dari Sufyan ats-Tsauri rahimahullaah beliau berkata, “Selama lima bulan aku terhalang untuk melakukan shalat malam karena dosa yang aku lakukan.” [6]
[Disalin dari buku Menuntut Ilmu Jalan Menuju Surga “Panduan Menuntut Ilmu”, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka At-Taqwa, PO BOX 264 – Bogor 16001 Jawa Barat – Indonesia, Cetakan Pertama Rabi’uts Tsani 1428H/April 2007M]
__________
Foote Notes
[1]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 1144, 3270) dan Muslim (no. 774), dari Shahabat Ibnu Mas’ud radhiyallaahu ‘anhu.
[2]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 1152) dan Muslim (no. 1159 (187)).
[3]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 6416), Ahmad (II/24, 132), at-Tirmidzi (no. 2333), Ibnu Majah (no. 4114), dan al-Baihaqi (III/369).
[4]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 568) dan Muslim (no. 461), lafazh ini milik al-Bukhari.
[5]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 2996), dari Shahabat Abu Musa al-Asy’ari radhiyallaahu ‘anhu
[6]. Lihat kitab Qiyaamul Lail, Fadhluhu wa Aadaabuhu wal Asbaabul Mui’iinatu ‘alaihi fii Dhau-il Kitaabi was Sunnah (hal. 50-58).
Sumber : http://almanhaj.or.id/content/2359/slash/0

Mood Positif



MOOD

Membangun Suasana Hati

v Menjaga antusiasme dan Semangat

v Olah Tubuh dan Pikiran supaya lebih OK

v Menjaga Vitalitas serta Stamina

v Belajar Berfikir Positif

v Mencari Hikmah dari Tiap Kejadian

v Dimanapun berada, serahkan diri secara total

Ubah cara pandang dari negatif menjadi positif

Dengan aktivitas secara total, upaya untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri anda.

v Jadilah realistis dengan waktu serta diri sendiri

Buatlah alokasi waktu sehingga Anda lebih fokus

Istirahat 5 menit setelah satu jam bekerja, sah-sah saja

v Berlatih untuk Iklas

kita tidak bisa mengontrol situasi, namun kita tetap bisa mengontrol reaksi terhadap situasi yang terjadi diluar

Berdamai dengan diri sendiri andalah kunci untuk mencapai kualitas hidup terbaik.



to : Mbak Yenni biar tambah muut ngisi blognya


Guru SMP 1 tempoe doeloe


Kenangan tempo dulu, masa-masa disekolah. Hallo... alumni SMP N 1 Lubuklinggau Angkatan 80 an. Masih inget khan dengan foto guru-guru kito dulu. Ayo silaturrahmi lewat FB. Mudah-madahan terhubungi.



Ket.Gambar : Guruku SMP 1 tahun 1990

Award dari temen




Alhamdulillah, temen-temen pada kasih award buat blog kusyutku. Thanks ya.....

zona Hati

Semalam aku....

Angin malam begitu dingin, kuraih selimut hangat disebelahku. Kupejamkan mata sambil berucap : ”Terima kasih Tuhan telah engkau sempurnakan semua untukku. Untuk itu kupasrahkan semua padaMU
Dengan namaMu ya Allah ya Tuhan kami aku hidup dan dengan namaMu aku mati.”
Dalam kalbu kuingat namaMu, menjauh....lepaslah dan aku bermimpi
Rahasia alam,

Green

TANAMAN HIJAU

Saatnya kerja keras, bagi seorang guru, selesai ulangan adalah hari melelahkan mengoreksi hasil ulangan essay. Hasil jawaban dikoreksi, disimak satu persatu, untuk jawaban setiap soal berbeda skornya. Semua sangat berarti bagi siswa untuk mengetahui hasil usahanya dan bagi guru bisa mengetahui kemampuan siswa secara kognitif.
Pfff...
Cukup melelahkan mata mengoreksi ratusan lembaran jawaban siswa. Pada rentang waktu tertentu, acapkali guru mengalihkan pandangan dari lembaran kertas ke bunga berdaun rimbun hijau demi menjaga kesegaran tubuh dan matanya, sebelum berkutat lagidengan tumpukkan kertas dari pagi hingga petang.
Efek hujan telah menciptakan manfaat menakjubkanberupa kesejukkan suasana, kenyamanan pandangan ketenangan pikiran dan peningkatan kreativitas.
Dari itulah ibu guru senantiasa menaruh tumbuhan hijau didekat meja kerjanya. Sejukkan mata.....

By: BU guru

Puncak Nikmat kebahagiaan

Puncak nikmat Kebahagiaan




Sebenarnya punya teman sepopuler dan seorang eksekutif profesional yang berhasil, terkadang membuatku agak kaku, karena aku orangnya biasa saja,pola hidup dan kerjaku juga biasa tidak modis dan ya... datar saja. Namun temanku mau bergaul dan curhat denganku tentang hidupnya.Padahal pencapaian duni telah didapatnya, prestasi kerja, hidup mapan. Aku berdecak kagum, apalagi yang hendak diraihnya? Jabatan, kekayaan, pengaruh dan kesenangan dunia pun telah dicapainya. Pernah suatu ketika kutanya apa rahasia suksesnya, paling ia tersenyum sambil mencolek pipiku berujar : you have to know the secret! Yakinlah akan cita-citamu, dan bagai magnet kau akan menarik cita-citamu menjadi kenyataan. Itulah”The law of attraction.” Aku telah mencobanya, ”and it work,” ujarnya bangga.

Tinggal aku yang bengong namun terbersit rasa ragu apakah memang pencapaian dunia ini akan langgeng memberinya kebahagiaan.

Selang beberapa waktu aku bertemu kembali dengan temanku, semua berubah, keraguanku terbukti tampak tanda-tanda tak bahagia padanya dengan penampilan agak kusut, kesehatan terganggu. Ia mulai mengeluh padaku, “waktu 24 jam sehari seolah tak cukup bagiku. Kalau dulu saat target tercapai, masih terasa nikmat, meski sekejap, kini setiap targe yang telah kucapai pasti makin membuatku meraih yang lebih tinggi lagi. Aku tak pernah punya waktu untuk diriku dan keluargaku. Aku seolah menjadi orang asing dirumahku sendiri. Aku tak pernah menikmati kehidupan, karena harus mengejar target yang tak pernah berakhir. Aku lelah….

Dan kebahagian yang ingin ku capai bagai fatamorgana.

Oh… sahabatku perasaan baru kemarin kau canangkan ambisi-ambisi duniawi. Tak kepalang tanggung sang Khalik mengabulkan seluruh target dunia tersebut. Terbanyang didepan mataku karena baru tadi kubaca surat Ali Imran 145, tentang janji Allah, Barang siapa yang menghendaki pahala dunia, niscaya kami berikan padanya pahala (dunia) itu. Dan barangsiapa yang menghendaki pahala akherat, akmi berikan pula padanya pahala akherat. Dan akan kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.

Setelah kubaca tafsirnya kembali aku tertegun menyadari bahwa sang Khalik hanya memberikan apa yang diminta temanku. Tapi ternyata semua itu semakin memberinyakehampaan jiwa. Pada akhirnya, hal ini membawa temanku pada kenyataan bahwa kenikmatan dunia tak ada maknanya tanpa spiritualitas. Maka kusarankan untuk mengkaji al-qur’an karena disana terdapat obat bagi manusia, syifa’ullinnas.

Kini niatnya diluruskan, semua hanya untuk mendapatkan rido dan barokah dari Nya. Semu proses dimulai dari panggilan hati nurani, sehingga setiap langkah menuai kebahagian. Apapun hasilnya tidak lagi menjadi masalah saat semua diupayakan dengan baik serta dilandasi ketulusan. Temanku mulai menyadari dan bercerita : ”selama ini aku puasa namun baru sebatas tuntunan fiqh, menahan makan, minum dan yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari, yang kudapat hanya lapar dan dahaga, karena panca inderaku tetap beraktivitas, lepas kendali dan terselubungi emosi. Tapi setelah berorientasi proses maka subhanallah rizki yang berkah bagai mengalir, dan karena ikut menyejahterahkan umat, rezeki itu menimbulkan kebahagiaan dunia dan akherat, maka Allah mengabulkannya pula, bonus bagi orang-orang yang bersyukur”. Subhanallah.

Kini akupun baru menyadari, makna subtansi penggalian kebahagiaan spiritual berimbas pada kebahagiaan dunia. Maka aku mulai merasakan kenikmatan yangtak dapat diukir dengan kata-kata. Ternya kebahagiaan itu diperoleh menyatu kembali dengan segala fitrah keluhuran dalam mencapai puncak kebahagiaan.



By: Ana Do'ifah

Zona Hati

Cinta Tiada Tara


Indah dipandang pelangiMu

Titik hujan sejukkan kalbuku

Tetesan embun pagi serahkan hidupku

Anugerah indah disetiap pagi hariku

Mentari setia membagiku kehangatan

hadiahMu yang kutunggu

Warnai kebahagiaanku

Rona merah wajahku

Senyum menati perjumpaan dalam kekhusyukan

Seberkas harapan Kasih yang tiada tara

Dalam simpuh penuh harap

Wujudkan mimpiku

Hanya Engkau tempat kubersandar

Kasih penuh cinta

Hanya padaMu aku berlindung

Curahan jiwa dalam doá dan munajat

Kepada Pengabul hajat

Penuh Harap

Kasih Tiada tara...


By : Dhoifah

April 2009