Selamat Datang di Seni MAN 1 Lubuklinggau, Selamat Menikmati Cara Hidup Sehat, Semoga Anda Betah Dan Selalu Datang Berkunjung di artman1llg, Silahkan komentari, kritik dan Sarannya, Selamat Bargabung.

AQIDAH AKHLAK

 MENGHINDARI PERILAKU TERCELA

A.       Judi


1.             
Pengertian perilaku judi

Dalam Ensiklopedia Indonesia judi diartikan sebagai suatu kegiatan pertaruhan un- tuk memperoleh keuntungan dari hasil suatu pertandingan, permainan atau kejadian yang hasilnya tidak dapat diduga sebelumnya. Pengertian judi yang dalam bahasa syar’i disebut maysir yakni transaksi yang dilakukan oleh dua belah untuk pemilikan suatu ba- rang atau jasa yang menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak lain dengan cara mengaitkan transaksi tersebut dengan suatu aksi atau peristiwa.

2.             Unsur-unsur judi

a.        Permainan

b.       Untung-untungan.

c.        Ada taruhan

 3.             Bentuk-bentuk perilaku judi

Dalam PP No. 9 tahun 1981 tentang Pelaksanaan Penertiban Perjudian, perjudian dikategorikan menjadi tiga.

a.       Perjudian di kasino yang terdiri dari Roulette, Blackjack, Baccarat, Creps, Keno, Tombola, Super Ping-pong, Lotto Fair, Satan, Paykyu, Slot Machine (jackpot), Ji Si Kie, Big Six Wheel, Chuc a Luck, Pachinko, Poker, Twenty One, Hwa Hwe serta Kiu-Kiu.

b.       Perjudian di tempat keramaian yang terdiri dari lempar paser/ bulu ayam pada sasaran atau papan yang berputar (paseran), lempar gelang, lempar uang (coin), kim, pancingan, menembak sasaran yang tidak berputar, lempar bola, adu ayam, adu sapi, adu kerbau, adu domba/kambing, pacu kuda, karapan sapi, pacu anjing, kailai, mayong/macak dan erek-erek.

c.        Perjudian yang dikaitkan dengan kebiasaan yang terdiri dari adu ayam, adu sapi, adu kerbau, pacu kuda, karapan sapi, adu domba/kambing.

 

4.                                                                                                                                                                                         Nilai negatif perilaku judi

a.        Judi perbuatan di atas dengan rijs yang berarti kotoran manusia , bau busuk dan menjijikkan.

b.                                                              Judi adalah perbuatan setan

.        Judi adalah cara perolehan harta secara spekulatif

d.       Merusak ukhuwwah di antara muslim dengan timbulnya permusuhan dan kebencian sesama mereka lantaran perjudian, yang pada gilirannya akan menghilangkan iman dari dada mereka, karena kita belum dikatakan beriman sebelum saling mencintai dan berukhuwah karena Allah.

e.        Sarana syaitaniyyah ini melupakan kita untuk zikrullah dan shalat, padahal ini adalah inti kekuatan, kelezatan dan kebahagiaan ruhani dan jasmani.

 

5.                                                                                                                                                                                         Menghindari perilaku judi

                               a.        Senantiasa beramar ma’ruf nahi mungkar di setiap saat

b.       Pemerintah hendaknya menyosialisasikan dengan jelas ,dan menindak secara tegas para pelaku perjudian.

c.        Setiap orang berusaha menghindari pergaulan dengan penjudi

d.       Lebih banyak bergaul dengan orang yang jelas-jelas baik

e.        Setiap  pelaku  perjudian  harus  sadar  perbuatan  dengan   segera   bertobat   dan memperbaiki diri dengan amal sholih.

f.         Berusaha mencari rizki yang halal dan qona’ah akan pemberian Allah.

g.        Senantiasa beristighfar dan mohon ampunan serta perlindngan dari Allah agar tidak terjerumus perjudian

h.       Senantiasa berjuang untuk menunaikan kewajiban secara istiqomah baik terhadap keluarga, lingkungan dan kepada Pencipta

6.              Hikmah larangan perilaku judi

a.        Orang akan dapat istiqomah menjalankan tanggung jawab yang diemban dalam kaitannya dengan Allah ataupun sesama manusia.

b.       Perekonomian keluarga akan dapat distabilkan dengan berbagai usaha yang nyata-nyata halal dan menghasilkan rizqi yang barokah

c.        Melatih diri untuk sabar dan tenang dalam menghadapi berbagai tipuan dunia

d.       Mantap dan khusyu’ dalam berdzikir dan beribadah kepada Allah

e.        Menyebabkan orang konsisten menjalankan kewajiban terhadap diri, orang lain dan Penciptanya

f.         Menjadikan orang tekun dan bersemangat untuk terus berusaha sesuai dengan kebenaran yang diyakini

g.        Meninggalkan perbuatan berjudi menjadi motivasi untuk mengamalkan agama atau berkarya bagi nusa dan bangsa

h.       Bangunan kehidupan keluarga yang menjadi tanggung jawabnya menjadi kokoh dan mandiri karena jauh dari persengketaan

i      Memupuk perasaan malu dan kasih sayang terhadap sesama manusia.

j.     Menumbuhkan kedamaian dan kebahagiaan sebab meninggalkan  perbuatan  judi dapat meningkatkan kepemilikan harta benda dan menjaga diri seseorang.


A.   Mabuk-mabukan

1.             Pengertian perilaku mabuk-mabukan

Perilaku mabuk-mabukan dapat dimengerti sebagai kegiatan menonsumsi minuman keras sehingga melalaikan tanggung jawab kemanusiaan sebagai wakil Allah di bumi. Dalam pandangan Islam tindakan di atas diistilahkan dengan khamr yang secara keba- hasaan berarti menghalangi, menutupi. Dinamakan demikian karena menyelubungi dan menghalangi akal. Arti lain dari kata khamr adalah minuman yang memabukkan. Di- sebut khamr karena minuman keras memunyai pengaruh negatif yang dapat menutup atau melenyapkan akal pikiran. Dengan demikian dapat dikatakan perilaku mabuk-ma- bukan diakibatkan oleh khamr yang berarti minuman keras. 

1.              Jenis minuman yang memabukkan

Beberapa jenis minuman yang mengandung alkohol tingkat tinggi dan disinyalir se- bagai mempunyai dampak buruk bagi akal dan kriminalitas di masyarakat, antara lain: Bir, Brendy, dan Vodka.

 

2.              Nilai negatif perilaku mabuk-mabukan

a.        Melanggar larangan agama

b.       Terlarang melaksanakan ibadah

c.        Menghias diri dengan kekotoran dan kekejian

d.       Menimbulkan Gangguan Mental Organik

e.        Menimbulkan kejahatan di masyarakat

f.         Mendapat sanksi

1)         Sanksi agama

2)         Sanksi hukum

 

3.              Menghindari perilaku mabuk-mabukan

a.        Meningkatkan ketaatan dengan ibadah dan amal saleh

b.       Meningkatkan kualitas ahlak

c.        Meningkatkan wawasan keilmuan dan kreatifitas diri

d.       Menghindar dari lingkungan yang tidak baik

 

4.              Hikmah larangan perilaku mabuk-mabukan

a.        Mengkonsumsi khamar disamping ada manfaatnya tetapi keburukan yang ditimbulkan jauh lebih besar, karenaya khamr disebut perbuatan rijs/kotor.

b.       Pengharaman mengkonsumsi khamar didasarkan atas akibat yang ditimbulkanya yakni hilangnya akar nalar yang ada pada diri manusia, disamping adanya keburukan yang besifat ekonomi, kesehatan dan sosial.

c.        Sanksi hukum yang diterapkan pada pengkomsumsi khamar pada dasarnya untuk menjaga kesadaran dalam beribadah, memberi efek jera pada pelakunya dan menjaga keteraturan dalam masyarakat

 


No comments: